Memyatu dengan Alam

 

Kegiatan yang bebarengan dengan ziarah wali ini terlaksana di pantai Remi, Tuban. Kegiatan ini bertujuan agar para peserta bisa menyatu dengan Alam, mengagumi kuasa Tuhan sehingga bisa meningkatkan keimanan.

“Hari boleh libur, tetapi latihan Walau sambil jalan-jalan harus tetap teratur”

Tabarruk Auliya

Kegiatan Ziarah Wali UKM Pencak Silat Pagar Nusa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan salah satu perwujudan program kerja pengurus bidang Al-Irja’ (Mental, Spiritual dan Keaswajaan).
Kegiatan ini merupakan refleksi dan media komunikasi untuk mempererat emosional, persaudaraan, bertabarruk (mengharap berkah) dengan para aulia dan ulama dengan bingkai ziarah. Di samping itu juga untuk melestarikan budaya dan meguatkan faham Ahlussunnah wal-Jamaah serta memperkokoh eksistensi Pagar Nusa di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang dikenal dengan kesantriannya

Peserta kegiatan adalah mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan mahasiswa diluar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang baik mahasiswa baru maupun mahasiswa lama yang sudah melalui proses Penerimaan dan Pembaiatan Anggota Baru (PPAB) UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pengurus UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang di amanahkan pada panitia. Adapun pelaksanaannya pada Sabtu-Ahad/ 7-8 Desember 2019
Tempat :

1. Makam K.H Ahmad Ma’sum Jauhari (Rais Akbar Pagar Nusa) di PP
Lirboyo Kediri
2. Makam Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, K.H Abdul Wahid Hasyim, K.H Abdurrahman Wahid di PP. Tebuireng Jombang
3. Makam Sunan Bonang di Tuban.
Kronologis Kegiatan
Pra Kegiatan
Sebelum pemberangkatan Ziarah Wali 2019 pada tanggal 7-8 Desember 2019, panitia mengadakan breafing peserta pada hari kamis 5 Desember 2019 dimaksudkan agar peserta Ziarah Wali mengetahui apa saja yang harus di bawa dan dipersiapkan. Technical meeting ini dimulai sekitar pukul 21.00 hingga 22.00.

Output dari kegiatan Ziarah Wali 2019 yaitu peserta mengetahui tempat-tempat bersejarah makam Ulama khususnya Pendiri Pagar Nusa dan umumnya makam Pendiri Nahdlatul Ulama. Dimana Pagar Nusa sendiri sebagai Badan Otonom (Banom) dari Nahdlatul Ulama. Selain dari itu para peserta juga dapat menerapkan warisan para ulama dan melaksanakan tradisi atau amalan Nahdlatul Ulama yaitu tahlil dan ziarah ke makam Ulama.

 

 

BTC : Persaingan Pesilat Pagar Nusa Tingkat Nasional

Malang, kejuaraan pencak silat pagar nusa tingkat nasional pertama untuk pertama kalinya di helat di kota bunga ini. Kejuaraan tersebut merupakan rangkaian Harlah UKM Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang Bernama Bintang Trisula Cup. Kegiatan ini mengangkat tema Dengan Pencak Silat Indonesia Hebat. Kegiatan inidilaksanakan di Sport Center Kampus UIN Malang pada 24-26 November 2019.

“Acara Kejuaraan BTC yang rutin setiap tahun ini dilaksanakan bukan hanya untuk membesarkan nama PagarNusa, akan tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar pesilat Pagar Nusa se-Indonesia serta momen dimana berkumpulnya pendekar pendekar Pagar Nusa di penjuru Nusantara, esensi dari Kejuaraan BTC adalah menanamkan cinta budaya Indonesia sebagai manifestasi dari Hubbul Wathon minal Iman”. Tutur ketua umum UKM Pagar Nusa.

“Tahun ini merupakan dobrakan tingkat nasional yang pertama setelah melalui proses yang melelahkan dari sebelumnya yaitu sejawa-bali”. Tutur ketua pelaksana BTC VII.

Kegiatan ini diikuti oleh pesilat pagar nusa dari seluruh penjuru Indonesia dan juga dihadiri oleh petinggi Pagar Nusa tingkat Nasional. Juara I BTC tahun ini diraih oleh Kontingen dari Gresik sedangkan Runner Up diraih oleh Bina Bangsa. Para pemenang berharap kegiatan ini bias terus dipertahankan dan dikembangkan.