“KOLABORASI ADAKAN PHBI”

USAHA MERAIH SYAFA’AT NABI DAN MENYAMBUNG SILATURAHMI ANTAR ORGANISASI

Kabupaten Malang – bagi UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang, selaku organisasi pencak silat yang kental akan tradisi – tradisi dan kegiatan keagaaman islam, terlebih lagi yang mencerminkan budaya atau tradisi yang dilakukan para penganut faham aswaja. Sehingga didalam organisasi pencak silat yang masuk sebagai salah satu Unik Kegiatan Mahasiswa di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini, ada salah satu bidang yang membidangi kegiatan yang bernuansa agama yang berfokus pada kegiatan pendalaman mental, spiritual dan keaswajaan, yaitu bidang Al – irja’.

Dalam bidang ini ada kegiatan yang bersiafat rutin mingguan yaitu rutinan istighotsah, yasin, tahlil dan pembacaan maulid dziba’ yang dilakukan setiap hari kamis malam jum’at, juga kegiatan yang bersiafat rutin setiap tahunnya yaitu kegatan wisata religi atau ziarah wali yang biasanya dilakukan dipenghujung periode kepengurusan. Selain itu ada kegiatan yang bersifat temporal menyesuaikan waktu yaitu peringatan – peringatan hari besar islam (PHBI) diantaranya yaitu peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Pada acara maulid nabi tahun ini, ada yang berbeda dari maulid nabi sebelumnya yang dilakukkan oleh UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang. Pada tahun ini peringatan hari maulid ini tidak dilakukkan secara individu oleh organisasi pencak silat ini, tetapi dilaksanakan secara kolaboratif dengan organisasi lain yang tentunya sepaham secara ideologinya, yaitu dengan MATAN (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah) Komisariat UIN Malang, sebuah organisasi thoriqoh kepemudaan yang menjadi sarana kawah candra dimuka dalam upaya mensinergikan kedalaman spiritual dan ketajaman intelektual dalam jiwa pemuda indonesia. Dan juga PAKPT IPNU – IPPNU Tarbiyah UIN Malang, sebuah organisasi kaderisasi yang mewadahi para pemuda usia pelajar dan mahasiswa yang bergerak dirana social keagamaan. Yang menurut UKM Pagar Nusa dua organisasi ini memiliki kesinambungan baik dalam hal ideologi pemahaman juga ranah juangnya, sehingga ada garis relasi yang perlu dijalin lebih rekat lagi.

Berangkat dari hal inilah, pengurus UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang periode 2020 melaksanakan peringatan maulid nabi tahun ini dengan cara berkolaburasi dengan organisasi lain itu. Dengan tujuan awal tentunya untuk memperingati dan menyemarakkan hari kelahiran nabi SAW., menambah wawasan terkait hari maulid juga untuk menyambung silaturahmi dan garis relasi dengan organisasi yang di gandeng kali ini.

Acara itu dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian sambutan ketua umum UKM Pagar Nusa UIN Malang, dilanjut sambutan ketua umum MATAN UIN Malang dan disusul dengan sambutan oleh ketua PAKPT IPNU Tarbiyah UIN Malang. Dimana dari ketiga sambutan para pucuk pimpinan organisasi itu sama sama mengatakan kegiatan kolaborasi seperti ini merupakan kegiatan yang bagus, selain itu para ketua itu berharap jalinan silaturahmi dan komunikasi ini tetap bisa berlanjut dengan baik.

Setelah rentetan sambutan itu selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan secara bersama – sama maulid dziba’ dan mahalul qiyam, dan dilanjut doa sebagai penutup acara formal pada malam itu (Kamis, 5 November 2020). Tak selesai disitu, acara itu berlanjut dengan kegiatan sarahsehan diskusi dan makan tumpeng bareng bareng oleh seluruh anggota yang hadir dalam majlis itu yang kebetulan bertempat di Masjid Al – Muflikhun Perum Jasa Asri Landungsari kecamatan Dau, Malang.

Acara itu berjalan dengan lancar, penuh hikmad dan dihiasi oleh para anggota yang turut meramaikannya. Yang bisa dikatakan tak ada kendala berarti dalam pelaksanaannya meskipun acara yang dikonsep dengan waktu lumayan pendek itu.

“Alhamdulillah, kegiatan PHBI Maulid Nabi Muhammad malam ini telah sukses kita lakukan, selain itu kita juga berhasil menjalin tali silaturahmi dengan organisasi lain yang semoga saja bisa menjadi pendukung perjalan oraganisasi kita kedepanya, saya berharap hal positif semacam ini bisa menjadi dan hubungan baik ini bisa dilanjutkan oleh generasi kita berikutnya dan semoga dengan peringatan hari maulid ini bisa menjadikan kita mendapatkan syafa’at dari beliau nabi musthofa rosulullah SAW. Dihari kemudian kelak” ujar dan doa Mas Nouval (ketum UKM Pagar Nusa UIN Malang) saat penulis wawancarai selepas acara ini rampung.

Jum’at, 6 November 2020

Penulis

Achmad Alfaridzih

EDUKASI DI TENGAH PANDEMI: UKM PAGAR NUSA UIN MALANG SELENGGARAKAN PELATIHAN WASIT JURI

UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang layak disebut sebagai ladang ilmunya para pesilat.  Setelah kegiatan webbinar dan kepelatihan design training UKM Pencak Silat Pagar Nusa kembali menabur ilmu untuk para anggotanya. Pandemi tidak menjadi halangan untuk tetap berbagi ilmu. Pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober tepatnya pukul 08.00 UKM Pagar Nusa menyelenggarakan agenda tahunan yaitu kepelatihan Wasit Juri yang bertempat di gedung Drs H Moh Anwar atau yang lebih sering disebut dengan gedung kuliah B. Acara ini diikuti oleh seluruh anggota UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan antusias tinggi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kewasit jurian dan membekali para anggota ketika terjun kedunia ke atlitan sehingga mampu menjadi atlit profesional. Selain itu kegiatan ini bertujuan pula untuk menjembatani anggota untuk menjadi wasit juri pada kejuaraan-kejuaraan pencak silat nantinya. Banyak ilmu yang didapat dari kegiatan tersebut. Mulai dari penilaian yang digunakan juri, dasar-dasar wasit juri, poin-poin pertandingan dan masih banyak lagi. Kegiatan ini juga tidak terlalu formal akan tetapi lebih mengarah kepada sharing-sharing santai sehingga antara pemateri dan peserta tidak ada kecanggungan dalam memberikan feedback sehingga materi kewasit jurian dapat dikupas secara tuntas dan memecahkan pertanyaan-pertanyaan para atlit yang tersimpan selama pertandingan dan setelah pertandingan.Harapannya kegiatan ini dapat terus berkembang dan menambah minat para anggota dalam dunia keatlitan dan kewasit jurian. UKM Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus melebarkan sayapnya dalam dunia persilatan baik keatlitan, kewasit jurian, maupun fisik.

MENJARING BIBIT-BIBIT ATLET MELALUI TRIAL MATCH

Pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 tempatnya setelah pelaksanaan ke pelatihan wasit juri UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan Trial Match. Dimana agenda ini bertempat di di gedung Drs H Moh Anwar atau gedung B. Pertandingan ini diikuti oleh seluruh anggota UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan antusias.

Trial match ini bertujuan untuk mengukur seberapa pengaruhnya TC (Teknical Center) yang telah dilakukan para atlit. TC sendiri merupakan kegiatan peminatan bagi para anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan kepelatihan keatlitan seni maupun tanding. TC dilakukan setiap sore hari ba’da ashar sampai menjelang magrib secara terjadwal. Selain untuk mengukur keberhasilan TC yang telah di fasilitaskan oleh UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Trial Match ini juga bertujuan untuk mengetahui minat dan bakat dalam bidang keatlitan para anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kegiatan ini berlangsung dengan 2 pertandingan yaitu seni dan tanding. Tanding sendiri memiliki beberapa kategori kelas mulai dari kelas A B C D hingga E yang dibagi dalam beberapa partai untuk diseleksi dan kemudian mengerucut kepada semifinal mengerucut lagi pada tahap final dan tahap penentuan pemenang. Kemudian untuk kelas seni sendiri memiliki kategori tunggal, berpasangan, dan beregu yang dinilai berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam ke wasit jurian yang telah dipelajari pada acara ke pelatihan wasit juri yang telah diadakan sebelumnya. kegiatan ini semakin menarik karena adanya hadiah yang unik dari penyelenggara acara kepada para pemenang. Sehingga minat para anggota semakin bertambah.

Acara pada hari itu dapat dikatakan berjalan dengan sukses dan kondusif. Untuk kedepannya kami berharap acara ini dapat diselenggarakan kembali mengingat acara ini mendapat sambutan baik dari seluruh anggota, terlihat dari antusiasme para anggota UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara ini juga sangat bermanfaat untuk menata minat dan bakat para anggota. Sehingga UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu mencetak para atlet-atlet yang mumpuni dalam bidangnya. Dan tidak menutup kemungkinan untuk menarik perhatian ruang lingkup yang lebih besar lagi untuk mengembangkan minat dan bakatnya di UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

ADAPTASI DI TENGAH PANDEMI

USAHA PENINGKATAN KUALITAS KADER, UKM PAGAR NUSA UIN MALANG GELAR LEADERSHIP TRAINING DARING

Kota Malang – bagi UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang, hal yang sangat penting dalam perputaran roda kehidupan organisasi adalah pelaku (manusia) dalam organisasi tersebut. Sebab manusia merupakan penentu maju mundurnya sebuah organisasi yang sedang diurusnya itu. Potensi Manusia bisa diumpakan mata pisah, dia akan tajam dan mampu memotong segala rintang jika diasah dengan baik, namun jika potensi yang ada itu tidak dikembangkan dan diasah terus menerus maka bisa saja akan jadi berkarat dan tak mampu difungsikan lagi.

Berangkat dari hal itu pengurus UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang priode 2020 merencanakan agenda latihan Kepemimpinan dalam rapat kerja diawal priode dulu, dengan tujuan untuk menanamkam jiwa kepemimpinan para anggotanya dan alhamdulillah acara leadership training 2020 ini terlaksana dengan lancar pada 3-6 Agustus secara daring via google meet dengan tema “Membangun jiwa kepemimpinan yang aswaja dalam organisasi yang hebat dan berkualitas.”

Acara itu dibuka oleh pembina UKM Pagar Nusa UIN Malang, Ust. Syaiful Musthofa. Pada pembukaan itu beliau mengutarakan “meski dalam kondisi seperti ini yang serba sulit, kita harus tetap berinovasi mencari solusi agar mampu beradaptasi untuk bisa tetap terlihat hidup. Saya sangat mengapresiasi atas inovasi baru berupa pelatihan kepemimpinan secara daring ini, sebab meski banyak kendala pengurus masih mengusahakan bekal ilmu bagi para generasi penerusnya.”

Selain materi kepemimpinan acara pelatihan tersebut berisikan materi materi pengembangan skill berorganisasi juga, mulai dari analisa sosial, analisa diri, managemen organisasi, teknik komunikasi, teknik diskusi, networking, lobbying, problem solving dan managemen konflik. Yang dirangkum dalam empat hari dengan empat pemateri mantap yang mereka (panitia) undang. Para pemateri itu adalah M. Amin Hasan (mantan Ketum UKM PN UINMA , Waka 1 PSNU Pagar Nusa Wilayah Jatim dan Tim Instruktur pasukan inti nasional), Berikutnya yaitu Mas Ahda (alumni UKM PN UINMA yang tidak mau dicantumkan CV nya), dilanjut dengan Alvin Mustikawan (Mantan Ketua Rayon PMII Kawah Chondrodimuko, Founder kampus desa dan dosen FITK UINMA) dan terakhir yaitu mas Edi (ISNU Kota Malang dan LAKPESDAM NU Kota Malang).

“pada pelatihan leadership training tahun ini memang sengaja diisi dengan materi – materi tersebut, yang bisa dikatakan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Sebab menurut analisa kami (tim stering comite) materi – materi itu sangat perlu untuk para kader UKM PN UINMA agar para kader nantinya memiliki bekal lebih dalam meneruskan tongkat estafet perjuangan berikutnya Juga pastinya bermanfaat untuk perjalanan hidupnya. Tidak cukup situ saja, rencana tindak lanjut berikutnya kita (seluruh pengurus) akan tetap mengawal dan memberikan asupan penanganan selanjutnya agar tujuan dari pelatihan ini lebih mendekati kata sempurna yaitu untuk memperkuat ideologi dan mengembangkan skill organisasi kader” Ujar Alfaridzih (Kordinator SC leadership training).

“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar, walaupun terbatas oleh jarak. Pada awal persiapan saya lumayan kurang yakin akan berjalan lancar dan sesuai keinginan, ternyata pesera tetap antusias, materi tersampaikan dengan baik dengan forum yang begitu hidup”  laporan dari Atho’illah (ketua pelaksana).

hampir seluruh anggota baru UKM PN UINMA (yang memang menjadi sasaran pelatihan ini) mengikutinya, tak ketinggalan juga para pengurus dan para alumni turut memantau berjalannya pelatihan ini. Bahkan tak jarang (para alumni) turut memberi tanggapan berupa keritik, saran serta evalusi untuk adek-adeknya seusai penutupan tadi sore.

salah satunya yaitu tanggapan dari mas Darto (alumni pengurus UKM tahun 2002-2003) beliau berujar, “Sangat baik hal semacam ini dilakukan, sebab ditengah halang rintang pandemi para pengurus mampu mengadakan kegiatan pelatihan yang bermanfaat bagi para kadernya. Memanglah tidak bisa dikatakan sempurna seperti tahun-tahun sebelumnya, namun dari terlaksananya kegiatan leadership training 2020 ini pengurus dan panitia mampu menyuguhkan pelatihan secara daring yang tidak kalah antusias dan interaktif seperti yang biasanya (melalui offline) seperti tahun-tahun biasanya.”

“Hal semacam ini merupakan langkah yang bagus dan bisa dikatakan hebat, karena pengurus berani berinovasi. Yang saya amati sendiri berjalannya acara ini begitu menarik dan tetap dikatakan sebagai inovasi baru dalam memenghidup-hidupi UKM kita dimasa seperti ini, jujur saja saya juga sedikit merasa grogi karena tidak terbiasa berbicara dihadapan kamera. Namhn dengan acara online ini para alumni yang biasanya jauh dan jarang hadir langsung dikarenakan jarak dan kesibukan kali ini bisa turut memantau adik – adiknya belajar dan semoga saja dari pelatihan ini UKM kita bisa menjadi motivasi dan gambaran kepada yang lain  untuk mengadakan hal semacam ini” tanggapan mas Amin (mantan Ketum 2011).

Akhir acara ini diitutup dengan sambutan mas Nouval selaku ketum UKM PN UIN Malang 2020 “Pemuda adalah harapan sebuah bangsa yang akan menjadi sosok dimasa yang datang. Teruslah menempa diri dan selalu berkarya. Kita adalah pemimpin untuk diri sendiri dan pemimpin bagi yang hlain. Untuk itu jadilah pemimpin yang selalu hidup dan memberi warna. Semoga acara ini mampu menjadikan kita lebih mendalami arti dari sebuah kepemimpinan, dan ajang sebagai manusia yang selalu berusaha untuk menjadi lebih baik. Selamat berproses.” Pesan dan harapnya.

Jum’at, 7 Agustus 2020

Penulis

Achmad Alfaridzih

UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang Salah Satu Perwujudan Santri Sehat Indonesia Kuat

UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang Salah Satu Perwujudan Santri Sehat Indonesia Kuat

Pada tanggal 21 Oktober 2020. UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melebarkan sayapnya dikalangan pondok pesantren dikawasan Plosoarang Malang. Pada acara peringatan hari santri nasional di Ponpes Al Hidayah Karangploso anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memberikan sebuah penampilan yang dikemas secara apik dalam gerak seni yang memukau. Mulai dari seni tunggal tangan kosong, tunggal bersenjata, beregu, ganda putra dan putri.

Selain gerakan seni yang indah dan memukau anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak lupa menampilkan ciri khasnya yaitu atraksi atau yang biasa kita kenal dengan debus. Ada banyak atraksi yang ditampilkan oleh anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada acara tersebut. Dimulai dari adegan mematahkan lampu menggunakan kepala disusul dengan adegan mengunyah lampu neon layaknya memakan kerupuk. Dilanjutkan dengan pematahan kayu dan tongkat yang dipukulkan pada tubuh para anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berselingan dengan adegan pemecahan batu bata menggunakan kepala para pesilat.

Aksi berikutnya yang tidak kalah menarik dengan atraksi-atraksi sebelumnya atraksi yang amat menegangkan di mana bagian tubuh manusia dilindas oleh sebuah mobil. Para pesilat diminta untuk tengkurap kemudian tanpa ragu mobil melintas begitu saja seperti melintasi jalan tol. adegan ini sukses memukau para hadirin dan juga santriwan dan santriwati Pondok pesantren Al-hidayah Plosoarang.

Rangkaian pertunjukan tersebut dilakukan guna menghibur dan memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada generasi muda terutama para santri. Selain itu juga engingatkan kita untuk tetap berolahraga dan tetap menjaga kesehatan agar tercipta Indonesia yang kuat. Penampilan ini ditujukan dari santri untuk Santri. Di mana anggota Pagar Nusa sendiri akrab dengan sapaan santri NU atau santrinya Gus Maksum Jauhari. Penampilan anggota Pagar Nusa tersebut juga tidak lepas dari selogan peringatan hari santri Nasional Indonesia tahun 2020 yaitu santri sehat Indonesia kuat.

UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang Salah Satu Perwujudan Santri Sehat Indonesia Kuat

UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang Salah Satu Perwujudan Santri Sehat Indonesia Kuat

Pada tanggal 21 Oktober 2020. UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melebarkan sayapnya dikalangan pondok pesantren dikawasan Plosoarang Malang. Pada acara peringatan hari santri nasional di Ponpes Al Hidayah Karangploso anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memberikan sebuah penampilan yang dikemas secara apik dalam gerak seni yang memukau. Mulai dari seni tunggal tangan kosong, tunggal bersenjata, beregu, ganda putra dan putri.

Selain gerakan seni yang indah dan memukau anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak lupa menampilkan ciri khasnya yaitu atraksi atau yang biasa kita kenal dengan debus. Ada banyak atraksi yang ditampilkan oleh anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada acara tersebut. Dimulai dari adegan mematahkan lampu menggunakan kepala disusul dengan adegan mengunyah lampu neon layaknya memakan kerupuk. Dilanjutkan dengan pematahan kayu dan tongkat yang dipukulkan pada tubuh para anggota UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berselingan dengan adegan pemecahan batu bata menggunakan kepala para pesilat.

Aksi berikutnya yang tidak kalah menarik dengan atraksi-atraksi sebelumnya atraksi yang amat menegangkan di mana bagian tubuh manusia dilindas oleh sebuah mobil. Para pesilat diminta untuk tengkurap kemudian tanpa ragu mobil melintas begitu saja seperti melintasi jalan tol. adegan ini sukses memukau para hadirin dan juga santriwan dan santriwati Pondok pesantren Al-hidayah Plosoarang.

Rangkaian pertunjukan tersebut dilakukan guna menghibur dan memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada generasi muda terutama para santri. Selain itu juga engingatkan kita untuk tetap berolahraga dan tetap menjaga kesehatan agar tercipta Indonesia yang kuat. Penampilan ini ditujukan dari santri untuk Santri. Di mana anggota Pagar Nusa sendiri akrab dengan sapaan santri NU atau santrinya Gus Maksum Jauhari. Penampilan anggota Pagar Nusa tersebut juga tidak lepas dari selogan peringatan hari santri Nasional Indonesia tahun 2020 yaitu santri sehat Indonesia kuat.

“MENOLAK DIANGGAP MATI” UKM PAGAR NUSA UIN MALANG ADAKAN WEBINAR NASIONAL DITENGAH PANDEMI

Kota Malang – bagi UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Malang, Pemuda adalah tonggak bangsa, dimana peran dan partisipasi pemuda dirasa sangat penting dalam keberlangsungan hidup bermasyarakat, sehingga tak asing lagi kita dengar sebuah ungkapan “masa depan bangsa, berada ditangan pemuda.” Karena bagaimanapun kita tidak akan bisa membangun masa depan bangsa tanpa generasi muda, tetapi yang  kita bisa hanyalah menyiapkan generasi muda demi masa depan bangsa kita.

Unit Kegiatan Mahasiswa Pencak Silat Pagar Nusa merupakan salah satu organisasi pencak silat yang didalamnya membidangi pelestarian, pembinaan, dan pengembangan pencak silat, baik beladiri, seni budaya, mental spiritual, maupun olahraga dan olah jiwa. Sebagai organisasi yang berlandaskan Islam Ahlussunah Waljama’ah dan berasaskan Pancasila, Pagar Nusa memiliki peran dalam penyebaran dakwah Islamiyyah dan turut menjaga tegaknya NKRI.

Namun, akhir-akhir ini banyak sekali muncul polemik dalam masyarat yang berkaitan  dengan hal-hal yang berbau SARA dan tindakan yang antoleran. Keunikan saling menghargai merupakan ciri dan karakter  muslim Indonesia yang mengedepankan toleransi, sikap terbuka terhadap kebhinekaan,  maupun kemajemukan kini mulai memudar.

Gaya Moderat ala Islam nusantara yang menuntut seorang muslim agar mampu menyikapi sebuah  perbedaan, baik masing- masing agama ataupun aliran tidaklah patut untuk dipertentangkan. Sebab perbedaan adalah bagian dari sunatullah yang tidak bisa dirubah dan dihapuskan. Pada kondisi yang seperti ini peran generasi muda dianggap memiliki peran yang sangat  penting dalam menumbuh dan mengimplementasikan nilai-nilai wasatiyyah (sikap moderat). Namun banyak diantara kita khususnya pemuda masih kurang keadaran, ketertarikan maupun pemahaman mengenai hal – hal yang bisa dianggap penting tersebut.

Dari alibi seperti itulah, UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan seminar online dengan judul WEBINAR NASIONAL UKM PAGAR NUSA 2020 yang bertemakan “Kontribusi Pemuda Dalam Membangun Moderasi Islam di Perguruan Tinggi”. Dengan tujuan untuk menambah wawasan terhadap kalangan umum, terutama peran para pemuda dalam berinteraksi didunia luar khususnya dalam lingkup Perguruan Tinggi, Memperkuat nilai-nilai moderat khususnya bagi kalangan pemuda, dilain sisi juga dengan tujuan untuk menjaga eksistensi Organisasi ditengah terpaan pandemi kali ini.

Seminar nasional ini adalah sebagian rentetan kegiatan dari agenda Penerimaan dan Pembaiaatan Anggota Baru UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain itu juga bermaksud untuk menghasilkan berbagai pemikiran yang solutif dan inovatif terkait dengan permasalahan yang menjadi latar belakang tersebut.

Acara ini terlaksana pada 26 September 2020 lalu, pada pukul 08.30 sampai 12.00 WIB dan buka oleh pembina UKM Pagar Nusa UIN Malang, Ust. Syaiful Musthofa. Pada pembukaan itu beliau mengutarakan meski dalam himpitan pandemi seperti ini, eksistensi kita tidak boleh mati, juga kemanfaatan baik berupa wawasan ataupun pengabdian terhadap masyarakat harus tetap kita berikan. Sebab organisasi kita berada dalam lingkup perguruan tinggi yang sudah tentu harus menjalankan peran yang seharusnya kita jalankan. Saya sangat mengapresiasi betul usaha teman – teman pengurus maupun panitia, yang meski dalam kondisi seperti ini tidak menyerah begitu saja dan tetap melaksanakan pengabdian untuk organisasi dan tetap bermanfaat untuk masyarakat luas.”

Pada WEBNAS (Webinar Nasional) ini, ada tiga pembicara mantap yang mereka (panitia) undang. Mereka adalah Muchamad Nabil Haroen (selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat PSNU Pagar Nusa dan juga Sekretaris Poksi 9 DPR RI), Eko Syah (selaku Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olaraga Kota Malang) dan M. Farih Sulaiman (selaku Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda ANSOR NU Kota Malang dan Ketua Fraksi PKB Kota Malang). Para pemateri tersebut mengupas tuntas dalam tema yang sama, namun dengan sudut pandang dan posisi mereka masing masing.

Pada WEBNAS ini atas saran pembina dan tim SC. Kami (Panitia) sengaja mengupas tema semacam ini yang bisa dikatakan masih awal dalam pengalaman kita. Sebab memang tema ini sangat relevan dengan problema yang ada dimasyakat, selain itu sangat cocok untuk kita adakan. Sebab kebetulan kita adalah organisasi pencak silat yang berlandaskan Islam Ahlussunah Waljama’ah dan berasaskan Pancasila selain itu kebetulan kita juga mahasiswa yang tentu saja masih termasuk bagian dari generasi muda. Jadi saya pribadi sangat bersyukur atas suksesnya pelaksanaan WEBNAS ini dan Alhamdulillah meskipun tak bisa dilepaskan dari kendala teknis, sinyal dan lainnya WEBNAS ini tetap terlaksana sesuai dengan yang kita (Pengurus dan Panitia) Harapkan. Ujar Alfaridzih (Ketua Panitia Pelaksana).

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan rapi serta begitu antusias diikuti oleh anggota kita, para alumni hingga para peserta yang mendaftar mencapai angka 250 – an, mulai dari peserta asal malang dan sekitarnya, hingga asal pulau kalimantan dan sumatra pun ada yang turut partisipasi dalam acara ini. saya dan SC (tim Konseptor) memantau betul, begitu antusiasnya peserta, pertanyaan dan pernyataan yang mereka lontarkan menjadikan forum WEBNAS ini begitu hidup  tambah Fauzan (Anggota Tim SC WEBNAS UKM PN 2020).

Semua peserta dalam WEBNAS ini mendapat E-Sertifikat yang dikirim langsung sesuai nama ke Email masing-masing yang mereka daftarkan ke panitia. Ternyata acara kali inipun gratis atau tak dipungut biaya (HTM) sepeserpun. Mereka yang ingin menjadi peserta hanya diwajibkan untuk menyebarkan pamflet acara dan menfollow IG UKM PN UIN Malang, yang tentu saja sebagai timbal balik untung sama untuk antara peserta dan pelaksana juga sebagai promosi agar informasi terkait WEBNAS ini lebih tersebar.

 Akhir acara ini diitutup dengan sambutan Nouval Wafaul Faiq selaku ketum UKM PN UIN Malang 2020 Pemuda adalah harapan sebuah bangsa yang akan menjadi sosok dimasa yang akan datang. Kita adalah tonggak dan generasi penerus bangsa ini. Dari itu bisa kita artikan bersama bahwa maju –  tidaknya, aman – tidaknya, harmonis – tidaknya bagsa ini kedepannya, tergantung kita, para generasi muda selaku sektor tengah perputaran regenerasi kehidupan bangsa. Untuk itu jadilah pemuda yang mampu memberi terangnya warna, dalam kehidupan bangsa yang penuh perbedaan yang berwarna – warna. Semoga dengan acara ini mampu menjadikan kita lebih mendalami dan mengimplementasi kata moderasi ataupun sikap toleransi dalam kehidupan sehari hari.  sekaligus ajang silaturahmi kita, agar semakin bisa saling bermanfaat untuk lainnya.” Pesan dan harapnya.

Jum’at, 2 Oktober 2020

Penulis

Achmad Alfaridzih

Memyatu dengan Alam

 

Kegiatan yang bebarengan dengan ziarah wali ini terlaksana di pantai Remi, Tuban. Kegiatan ini bertujuan agar para peserta bisa menyatu dengan Alam, mengagumi kuasa Tuhan sehingga bisa meningkatkan keimanan.

“Hari boleh libur, tetapi latihan Walau sambil jalan-jalan harus tetap teratur”

Tabarruk Auliya

Kegiatan Ziarah Wali UKM Pencak Silat Pagar Nusa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang merupakan salah satu perwujudan program kerja pengurus bidang Al-Irja’ (Mental, Spiritual dan Keaswajaan).
Kegiatan ini merupakan refleksi dan media komunikasi untuk mempererat emosional, persaudaraan, bertabarruk (mengharap berkah) dengan para aulia dan ulama dengan bingkai ziarah. Di samping itu juga untuk melestarikan budaya dan meguatkan faham Ahlussunnah wal-Jamaah serta memperkokoh eksistensi Pagar Nusa di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang dikenal dengan kesantriannya

Peserta kegiatan adalah mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan mahasiswa diluar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang baik mahasiswa baru maupun mahasiswa lama yang sudah melalui proses Penerimaan dan Pembaiatan Anggota Baru (PPAB) UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pengurus UKM Pencak Silat Pagar Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang di amanahkan pada panitia. Adapun pelaksanaannya pada Sabtu-Ahad/ 7-8 Desember 2019
Tempat :

1. Makam K.H Ahmad Ma’sum Jauhari (Rais Akbar Pagar Nusa) di PP
Lirboyo Kediri
2. Makam Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari, K.H Abdul Wahid Hasyim, K.H Abdurrahman Wahid di PP. Tebuireng Jombang
3. Makam Sunan Bonang di Tuban.
Kronologis Kegiatan
Pra Kegiatan
Sebelum pemberangkatan Ziarah Wali 2019 pada tanggal 7-8 Desember 2019, panitia mengadakan breafing peserta pada hari kamis 5 Desember 2019 dimaksudkan agar peserta Ziarah Wali mengetahui apa saja yang harus di bawa dan dipersiapkan. Technical meeting ini dimulai sekitar pukul 21.00 hingga 22.00.

Output dari kegiatan Ziarah Wali 2019 yaitu peserta mengetahui tempat-tempat bersejarah makam Ulama khususnya Pendiri Pagar Nusa dan umumnya makam Pendiri Nahdlatul Ulama. Dimana Pagar Nusa sendiri sebagai Badan Otonom (Banom) dari Nahdlatul Ulama. Selain dari itu para peserta juga dapat menerapkan warisan para ulama dan melaksanakan tradisi atau amalan Nahdlatul Ulama yaitu tahlil dan ziarah ke makam Ulama.